H-14 Field Camp dan Pengabdian Pada Masyarakat

“Tahun ini field camp yang bertemakan “Pemetaan Tematik Desa” insyaAllah akan dilaksanakan di Kecamatan Soreang tanggal 21 – 29 Nopember 2018. Sampai dengan saat ini mahasiswa sudah melakukan berbagai persiapan baik substansi maupun teknis perijinan. Target sasarannya adalah melengkapi peta-peta tematik desa dan ada juga yang melakukan pemetaan terestris yaitu pemetaan jalan yang diproyeksikan akan dikembangkan lebih lanjut atau meningkatkan kualitasnya,” ungkap Ketua Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografi (SPIG) Dr. Iwan Setiawan, M.Si dalam rapat terbatas pengurus Prodi SPIG.

“Sampai dengan saat ini mahasiswa sedang melakukan perijinan ke desa nya masing-masing. Dengan sebelumnya perijinan ke KESBANGPOLLINMAS. Sejumlah pekerjaan yang harus selesai sebelum berangkat adalah pembuatan peta tentatif yang harus diselesaikan di laboratorium,” pungkas beliau.

Menurut Arif Ismail, M.Si “Tema field camp harusnya tidak insidental akan tetapi dirancang untuk jangka panjang dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja prodi sekaligus menunjukkan eksistensi prodi dengan melihat pada national issue, regional issue, community issue, incident, project based, request based, dan research based. Misalnya diarahkan untuk riset berbasis KBK (kelompok bidang keahlian), pendidikan, dan pengabdian pada masyarakat.”

Kegiatan field camp ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan (penentuan tema dan lokasi, issue/kasus, penguatan materi, pengumpulan data sekunder, suvei pendahuluan, perijinan, akomodasi), pelaksanaan (ekspose 1, survei dan pengukuran, pengolahan data lapangan), dan pelaporan (penyusunan laporan, ekspose 2).

Kelemahan pada mahasiswa yang harus mendapatkan perhatian lebih adalah dalam menulis laporan. Sementara kegiatan ekspose kedua nanti diharapkan seluruh dosen dapat hadir dengan mengundang instansi terkait misalnya kepala desa, BAPPEDA, BNPB, dan sebagainya untuk memperkenalkan SPIG dan menyerahkan produk yang dihasilkan.
Berbagai data dan informasi tematik yang akan dihasilkan dalam field camp tahun ini antara lain:

  1. Peta Administrasi (Batas Administrasi Desa, Batas Dusun/ Lingkungan Desa)
  2. Peta Penggunaan Lahan (Pemanfaatan Lahan Desa, Identifikasi Potensi Kesesuaian Lahan, Perencanaan Pengembangan Pemukiman Desa)
  3. Peta Jaringan Jalan Desa (Pemberian nama jalan desa, penentuan tipe jalan desa, perencanaan pengembangan desa)
  4. Peta Sarana dan Prasarana Desa (Ploting lokasi sarana dan prasarana, perencanaan lokasi pengembangan, sarana dan prasarana desa, pasar tradisional dan modern)
  5. Peta Sebaran Penduduk (kondisi demografi, dan informasi kependudukan)
  6. Potensi Sumberdaya Alam (Produktivitas sawah, hutan, perkebunan, dan lain sebagainya)

Seperti yang diketahui Bersama field camp tahun ini akan dibagi menjadi tiga desa dengan melihat jumlah mahasiswa yang berjumlah lebih dari 30 orang sehingga dibagi menjadi tiga kelompok. Desa tersebut adalah Desa Panyirapan, Desa Sadu, dan Desa Karamatmulya yang keseluruhannya berada di Kecamatan Soreang.

Kompetensi survei pemetaan terestris turut dikembangkan dengan melakukan pemetaan detail situasi sesuai dengan kebutuhan yang ada di desa misalnya memetakan tanah girik desa, atau bisa juga memetakan irigasi desa yang rusak, dan lain sebagainya. Begitu pula kompetensi fotogrametri dapat dikembangkan dengan pemetaan gedung-gedung desa menggunakan drone (unmanned aerial vehicle).

Produk lainnya yang akan dihasilkan adalah membuat buku yang akan dicetak dan diserahkan kepada desa-desa terkait. Buku tersebut juga dapat menjadi portofolio prodi SPIG yang akan dipromosikan kepada berbagai stakeholder yang dapat memancing lahirnya kerjasama.

Adapun yang terakhir kegiatan field camp ini akan diintergrasikan dengan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) yang akan dilaksanakan oleh dosen Prodi SPIG. Selain dosen mengawasi kegiatan field camp, dilakukan juga kegiatan pengabdian pada masyarakat. Singkatnya sekali merengkuh dayung dua tiga pula terlampaui.

Rapat yang digelar Rabu 7 Nopember 2018 di Laboratorium SIG tersebut, dihadiri oleh Prof. Dr. Dede Sugandi, M.Si, Nanin Trianawati, M.T, Muhammad Ihsan, M.T, Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc, Asri Ria Affriani, S.T., M.Eng, Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc, Riko Arrasyid, M.Pd, Anang Abdurrohim, S.T, dan Muhammad Abia Saefulloh, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *