Kegiatan

Proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dari lulusannya. Prodi D4 SPIG merupakan prodi yang berorientasi pada pengembangan kompetensi yang bersifat teknis, sehingga proses pembelajarannya lebih banyak ke arah praktikum dibandingkan dengan ceramah atau metode lainnya. Karena itu, proses pembelajaran di Prodi D4 SPIG terdiri atas:

  1. Tatap Muka
    Kegiatan tatap muka dilaksanakan pada awal perkuliahan untuk membekali kemampuan teoritis mahasiswa. Porsinya sebesar 40 % dari keseluruhan kegiatan pembelajaran. Mata kuliah tertentu lebih banyak teorinya, tetapi mata kulkiah lainnya lebih banyak praktikum. Kegiatan tatap muka biasanya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi.
  2. Praktikum
    Kegiatan praktikum mendapat porsi paling besar dalam proses pembelajaran di Prodi SPIG. Mahasiswa dilatih untuk mengoperasikan aplikasi/software, menggunakan alat-alat pemetaan terestris dan lain-lain. Dosen dibantu oleh beberapa asisten yang berasal dari mahasiswa yang dianggap memiliki kompetensi dalam bidang tersebut, biasanya mahasiswa yang telah lulus mata kuliah yang bersangkutan. Kegiatan praktikum dilaksanakan di dalam ruangan dan di luar ruangan. Kegiatan praktikum di dalam ruangan biasanya berupa praktikum mengoperasikan aplikasi atau software SIG dan Penginderaan Jauh, sedangkan praktikum di luar kelas terkait pemetaan terestris, penginderaan jauh dan SIG.
  3. Online Learning
    Kegiatan pembelajaran di SPIG juga dikembangkan menggunakan fasilitas online learning. Dosen menggunakan pembelajaran berbasis online untuk menyampaikan materi pembelajaran, tugas dan praktikum. Sumber-sumber belajar di internet dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
  4. Blended Learning
    Kegiatan pembelajaran yang diadaptasi dan dikembangkan di Prodi SPIG dengan mengkombinasikan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan secara virtual.

Comments are closed.