International Geography Seminar 2018 at Malaysia

Oleh: Muhammad Abia S

IGEOS (International Geography Seminar)  2018 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan konferensi internasional geografi setelah pelaksanaan pertama nya sukses dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan Geografi FPIPS UPI pada tahun 2017 di Universitas Pendidikan Indonesia. Pada tahun kedua ini IGEOS oleh Departemen Geografi dan Lingkungan Universitas Pendidikan Sultan Idris dan berkolaborasi dengan Departemen Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Universitas Pendidikan Sultan Idris, Tanjung Malim, Malaysia pada tanggal 3-4 Desember 2018.

Tema yang diangkat pada IGEOS kali ini adalah “Stretching the Harmony: A Paradigmatic Shift from Geography and Enviromental Works”. Menurut Ketua Pelaksana IGEOS 2018, Assoc. Prof. Dr Fauziah Che Leh, konferensi ini dimaksudkan mempertemukan akademisi, peneliti, dan ahli untuk saling bertukar pengetahuan serta ide pada permasalahan kesehatan dan lingkungan yang terjadi pada abad 21 ini, seperti pemanasan global, polusi, serta bencana alam dan lingkungan yang mempunyai dampak besar dalam kehidupan manusia. Terdapat 34 sub topik yang menjadi pembahasan pada IGEOS 2018 ini.

IGEOS 2018 ini menghadirkan 3 pembicara utama, yakni Dr. Abu R. J. Mahmood (Konsultan Internasional Penginderaan Jauh dan Tutupan Lahan), Professor Dato’ Dr. Morshidi Sirat (Universiti Sains Malaysia), dan Professor Emeritus Dato’ Dr. Ibrahim Komoo (Universiti Kebangsaan Malaysia). Pada bagian Plenary Presentation, diisi oleh Prof. Dr. rer.nat. Junun Sartohadi (Universitas Gadjah Mada), Professor Dr.Wan Ruslan Ismail (Universiti Sains Malaysia), Dr. rer.nat Nandi (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Associate Prof. Dr. Safiah @ Yusmah Muhammar Yusoff (University of Malaya).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai Negara, seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Sebanyak 57 makalah dengan topik yang beragam telah dipresentasikan pada sesi pararel ini. Prosiding internasional yang terindeks Scopus merupakan produk akhir yang akan diisi oleh 57 makalah.

Rektor UPI Kunjungi Praktikum Departemen Pendidikan Geografi

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. Rd. Asep Kadarohman, M.Si kunjungi kegiatan praktikum lapangan Departemen Pendidikan Geografi di Kampus Lapangan Geologi Cisolok, Kecamatan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Kunjungan yang didampingi oleh Dekan FPIPS Dr. Agus Mulyana, M.Hum, Wakil Dekan I Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd dan Ketua Departemen Pendidikan Geografi Dr. Ahmad Yani, M.Si tersebut, disambut oleh jajaran dosen yang membimbing mahasiswa di lapangan antara lain Jupri, M.T, Ir. Yakub Malik, M.Pd, Hendro Murtianto, M.Sc, Arif Ismail, M.Si, Riki Ridwana, M.Sc, dan Riko Arrasyid, M.Pd.

Departemen Pendidikan Geografi yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Geografi, Survei Pemetaan dan Informasi Geografi, dan Sains Informasi Geografi, secara parallel melakukan praktikum lapangan bersama dalam mata kuliah Geologi, Geomorfologi, Mitigasi Bencana, dan Pengantar Survei Pemetaan. Secara spontan Rektor UPI menyapa dan menanyakan kesan dari salah seorang mahasiswa (Ray Putri, SPIG 2018 dan Gusti, Pendidkan Geografi 2016) terkait kegiatan praktikum yang sedang berlangsung.

Setelah itu beliau menyatakan kunjungannya sebagai salah upaya penjaminan mutu pendidikan di era industri 4.0 yang tidak terlepas dari critical thinking, creativity, collaboration, and complex communication. Sehingga berdasarkan kunjungan dan pengamatannya tersebut, beliau semakin yakin bahwa metode pembelajaran praktikum lapangan yang dikemas oleh Departemen Pendidikan Geografi mencakup mutu pendidikan yang berkualitas dan dapat dipertanggunjawabkan.

Dekan FPIPS dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Departemen Pendidikan Geografi sudah lama berkontribusi dalam mewujudkan kawasan Ciletuh menjadi Geopark Global UNESCO. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UPI yang telah hadir menyimak contoh model pembelajaran yang ada di FPIPS.

Dibalik Kegiatan One Day Trip Jantera

Sabtu, 20-10-2018, kegiatan one day trip merupakan agenda tahunan Jantera (Himpunan mahasiswa pecinta alam departemen pendidikan geografi) setiap tahunnya Jantera menawarkan destinasi wisata dan kegiatan yang berbeda pada one day trip. Jika tahun kemarin destinasinya adalah Gua, tahun ini Jantera mengajak kita untuk mendaki Gunung Batu serta merasakan serunya rock climbing dan repling.

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 40 peserta yang terdiri dari mahasiswa departemen pendidikan geografi, mahasiswa dari kampus UIN Bandung, serta siswa SMA dan lainnya. Hanya dengan membayar biaya yang terjangkau kita sudah dapat berjalan-jalan dan mendapat ilmu yang bermanfaat dari sejarah Gunung Batu yang menjadi saksi bisu patahan Lembang. Para peserta dikumpulkan pada pagi hari sekitar pukul 06.30 wib, Di depan ITC Al Furqon sudah berkumpul akang teteh Jantera yang akan memandu kegiatan ini. Teh Helga sebagai pemandu kegiatan mengumpulkan para peserta untuk didata ulang dan pembagian angkutan umum sekaligus menjelaskan rundown acara nanti.

Setibanya di tujuan, para peserta mendengarkan arahan terlebih dahulu serta menyuarakan jargon one day trip “Bermain Belajar bersama Jantera”. Dengan bersemangat langkah-langkah para peserta mulai menuju Gunung Batu. Dari beberapa peserta ini merupakan pengalaman pertama kali mendaki gunung sekaligus juga peserta akan mendapat  pengetahuan mengenai tempat yang dipijaknya dari Dosen Pendidikan Geografi. Secara garis besar ada beberapa materi yang disampaikan Pak Hendro Murtianto, M.Sc.

“Bandung merupakan cekungan. Secara geomorfologi, memiliki bentuk lahan struktural karena ada proses tektonisme dari proses patahan. Gunung Batu merupakan bagian patahan Lembang yang merupakan sesar aktif sehingga masih memiliki potensi bergerak (gempa). Dari penelitian LIPI, di Lembang digali model parit yang nanti dilihat lapisan tanahnya untuk mengidentifikasi daerah sedimentasi sehingga dapat dilihat perbedaan umur batuan dan tanahnya. Pada uji karbon dapat diketahui letusan terdahsyat yaitu sekitar 2000 tahun lalu bergerak antara 2-8 cm pertahun maka didirikanlah stasiun pemantau yang didalamnya terdapat seismograf dan GPS geodetic”, papar beliau.

Setelah pematerian dari pak Hendro dilanjutkan pada sesi sharing dengan Pak Setio Galih Marlyono, M.Pd yang mana beliau berpengalaman menjadi aktivis di Jantera. Beliau menyampaikan seputar organisasi dan cara memanage waktu antara akademik dan organisasi sehingga semuanya bisa berada pada indikator yang baik. Sisa waktu berikutnya digunakan untuk melakukan rock climbing dan repling ada juga sharing photography bersama Teh Heni. Serunya kegiatan repling yang dipandu Kang Berna terlihat dari antusiasme para peserta, juga tak kalah seru saat merasakan sensasi rock climbing yang dipandu oleh Kang Islah dan akang-akang alumni yang berpengalaman. Tak lupa juga ada lomba menulis cerita perjalanan, lomba menulis puisi, dan lomba photography untuk para peserta.

Ada sedikit kutipan dari Dr. Lili Somantri, M.Si “Geografi hanya  akan berkembang dengan menjelajah”.

Penulis: Rizka Rahmandita Eka Putri (1805459)

Eminence Lecture Departemen Pendidikan Geografi

Hari Senin, 15 Oktober 2018 Departemen Pendidikan Geografi FPIPS UPI  melaksanakan Eminence Lecture, yang bertemakan “Mempersiapkan Kompetensi dan Karakter Sarjana (atau Ilmuwan) Indonesia Berkualitas Internasional di Era Revolusi Baru Industri untuk Kemajuan Bangsa”. Kuliah umum tersebut disampaikan oleh Dr. Ing. Suhendra, yang merupakan Senior Process Engineer, Researcher in Bundesanstalt fur Materialforschung und prufung (BAM) di Berlin, Jerman. Bapak Dr. Ing. Suhendra datang langsung dari Jerman untuk menyampaikan materi yang berhubungan dengan Era Revolusi Industri 4.0. yang kita hadapi saat ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk  keikutsertaan Departemen Pendidikan Geografi demi menciptakan lulusan yang berkualitas Internasional dalam menghadapi Era Revolusi Industri. Kegiatan ini sendiri dimulai pada pukul 08:00 – 11:00 WIB, bertempat di Balai Pertemuan  Achmad Sanusi UPI. Jalannya acara dipandu oleh dua orang MC mahasiswa Reza dan Anita dari Pendidikan Geografi angkatan 2017. Sambutan disampaikan oleh Ketua Departemen Pendidikan Geografi Dr. Ahmad Yani, M.Si,  dan sambutan sekaligus membuka acara oleh Dekan FPIPS UPI Dr. Agus Mulyana M. Hum. Acara ini dihadiri juga oleh para Guru Besar Departemen Pendidikan Geografi, jajaran dosen Departemen Pendidikan Geografi dan seluruh mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi yang terdiri dari Prodi Pendidikan Geografi, Survei Pemetaan dan Informasi Geografi, dan Sains Informasi Geografi.

Dalam pemaparannya, Bapak Suhendra menjelaskan tentang Pertumbuhan Ekonomi dan Teknologi saat ini yang berkembang dengan pesat, selain itu beliau juga menceritakan banyak hal tentang Jerman mulai dari kehidupan disana, cara-cara agar bisa berkuliah di Jerman, tipe-tipe Universitas di Jerman,  dan tips jika kita ingin menuntut ilmu di luar negeri, kita harus memiliki agama yang kuat, kesiapan yang matang, siap dengan segala perbedaan yang ada. Bapak Suhendra juga menjelaskan tentang Produk utama industri Jerman, dan Industri-industri di Jerman, serta bagaimana Jerman bisa menjadi negara maju. “Indonesia sendiri harus bisa memproduksi barang-barang sendiri, Indonesia harus mandiri tidak tergantung dengan negara lain, karena indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber daya manusia yang melimpah”, tegasnya.

Pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Dr. Ing. Suhendra merujuk pada Era Revolusi Industri 4.0. yang terjadi saat ini. “Bagaimana Indonesia bisa maju seperti negara Jerman, serta mahasiswa UPI harus menjadi mahasiswa yang kompeten, berkualitas internasional, dan mampu bersaing di Era Revolusi Industri. Peran IPTEK menyumbangkan pembangunan yang signifikan, Indonesia harus bisa menjadi Pusat IPTEK Asia Pasifik dan Dunia, khususnya dalam kemaritiman, biodiversitas, material, dan kebencanaan. Model baru penguasaan Industri, saat ini dikuasi oleh China dan Amerika. Era Industri 4.0. menyajikan ekosistem digital yang dimulai saat munculnya konektivitas, sosial media, dan e-commerce. Kemudian internet of things, oleh sebab itu di Era ini kta harus memiliki Speed, Simplicity, Innovation, dan Break trend, karena banyak pekerjaan yang akan tergantikan oleh otomatisasi. Oleh sebab itu kita harus memiliki High-skilled untuk berkompeten di masa depan”, tutur beliau yang satunya-satunya bekerja sebagai peneliti asing  di “LIPI” nya Jerman tersebut.

Acara Eminence Lecture ini berlangsung dengan tertib, para mahasiswa dari berbagai angkatan menyimak pemaparan dari Bapak Dr. Ing. Suhendra dengan khidmat, buktinya saat sesi tanya-jawab para mahasiswa sangat antusias untuk bertanya dan menggali ilmu lebih dalam dari Bapak Suhendra. Setelah sesi penyampaian materi dan sesi tanya-jawab yang dimoderatori oleh Bapak Dr. rer. nat Nandi, S.Pd., M.T., M.Sc selesai, diakhir acara Bapak Suhendra memberikan tiga pertanyaan, dan bagi yang mampu menjawab mendapatkan oleh-oleh dari Jerman, yaitu tiga buah Coklat bagi tiga orang. Eminence Lecture yang diadakan oleh Departemen Pendidikan Geografi ini memberikan banyak ilmu dan wawasan serta semakin membuka cakrawala mahasiswa dalam menyongsong Era Industri 4.0.

Penulis: Muhammad Arrafi (1805559)

Kuliah Umum Sains Informasi Geografi

Hari Jum’at, 28 September 2018 telah digelar Kuliah umum yang bertemakan “Sains Informasi Geografi: Sebuah Ilmu, Tantangan, Peluang, dan Prospek di Era Industri 4.0”. Kuliah umum tersebut disampaikan oleh Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D. yang merupakan pakar dalam Ilmu Sains Informasi Geografi, Kartografi Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan ini merupakan kuliah umum pertama yang diadakan oleh Prodi SaIG, yang diikuti oleh prodi lain dalam lingkup Departemen Pendidikan Geografi, seperti Pendidikan Geografi dan Survei Pemetaan Informasi Geografi (SPIG). Kegiatan ini dimulai dari Pukul 08:00 – 11:30 WIB, bertempat di Auditorium Gedung Muhammad Nu’man Somantri, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI). Kegiatan ini dipandu oleh dua orang MC mahasiswa, Ayi Susandi (SaIG, 1807945) dan Vira Islami Nurawaliyah (SaIG, 1806946), serta dimoderatori oleh Bapak Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc. Sambutan pertama disampaikan oleh Alvian Aji Purboyo (SaIG, 1804193) selaku ketua pelaksana, Ketua Prodi SaIG Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si, dan sambutan yang sekaligus membuka acara oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FPIPS Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd. Acara ini dihadiri oleh para guru besar Departemen Pendidikan Geografi, jajaran dosen Departemen Pendidikan Geografi, serta para tamu VIP FPIPS lainnya. Tidak lupa pula dihadiri oleh hampir seluruh mahasiswa SPIG, SaIG, dan Pendidikan Geografi yang memenuhi ruangan Auditorium.

Bapak Projo Danoedoro dalam materinya membahas tentang perkembangan SaIG dan perannya memajukan Ilmu Geografi, selanjutnya tentang geografi, mulai dari dasar-dasarnya, perkembangannya, sejarah berdirinya Departemen ini di Universitas Gadjah Mada, hingga menyinggung Kartografi, Penginderaan Jauh, Fotogramteri GIS, Surveying,  hubungan serta perbedaan antara satu dengan yang lainnya dan banyak hal lainnya. Selain itu beliau juga menyampaikan peluang-peluang yang dapat di maksimalkan, dan juga prospek kerja dari Penginderaan Jauh, Kartografi, dan SIG, dimana SIG memiliki peluang yang besar karena berhubungan dengan teknologi kedepannya. Beliau juga membahas lapangan kerja yang bisa disusupi oleh lulusan SaIG dan karakteristik pasar yang tersedia.

Kelebihan dan Kekurangan lulusan SaIG juga tak luput dari bahasan Bapak Projo Danoedoro mulai dari aspek Kartografinya, Penginderaan Jauhnya, dan Sistem Informasi Geografisnya. Diakhir slidenya Pak Projo menghubungkan SaIG dengan Era Revolusi Industri 4.0, yakni Prospek untuk bidang Sains Informasi Geografi itu sendiri di Era Revolusi Industri 4.0, karena kita sendiri sedang berada di era yang menuntut mahasiswa agar lebih kompeten lagi dalam menghadapi persaingan global, perkembangan teknologi yang ada, serta berpikir kritis.

Acara Kuliah umum pertama yang dirancang dan digawangi oleh panitia mahasiswa Sains Informasi Geografis angkatan 2018 ini berlangsung dengan lancar dan meriah. Diiringi oleh penampilan-penampilan yang di persembahkan oleh Mahasiswa SaIG, sampai seluruh peserta yang tertib dalam menyimak materi yang disampaikan. Setelah penyampaian materi, antusiasme dari peserta cukup besar dengan banyak pertanyaan yang ditujukan kepada Pak Projo, bahkan 3 sesi tanya-jawab pun kurang bagi para peserta kuliah umum. Alhamdulillah atas berlangsungnya acara ini dengan sukses, kemudian tidak lupa kami sampaikan banyak terima kasih, atas dukungan dari berbagai pihak terutama kerja keras panitia SaIG angkatan 2018 yang dibimbing oleh Bapak Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc.

Penulis: Muhammad Arrafi (1805559)

Menjalin Kebersamaan Melalui Character Building

Pada hari Sabtu tanggal 22 September 2018, Departemen Pendidikan Geografi, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia telah menyelenggarakan salah satu dari beberapa rangkaian acara yang menjadi program kerjanya yakni Character Building. Acara yang bertempat di Ciwangun Indah Camp (CIC), Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung  Barat ini diikuti oleh semua mahasiswa baru yang berada dibawah naungan Departemen Pendidikan Geografi yakni mahasiswa dari Pendidikan Geografi, Survei Pemetaan dan Informasi Geografi, dan Sains Informasi Geografi.

Sebelumnya mahasiswa baru tersebut telah mengikuti acara Studi Islam Geografi (SIG) di Gedung Achmad Sanusi dan menginap di masjid Al-Furqon selama satu malam. Pada pagi harinya mereka bersiap untuk kegiatan selanjutnya. Terlihat sekali antusias dari mahasiswa baru ini, mereka bangun pukul 03.00 untuk mandi, sholat tahajud, tadarus, serta sarapan bersama di parkiran masjid. Para mahasiswa baru dari tiga prodi ini dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil, antara ikhwan dan akhwat masing-masing terdiri dari enam kelompok serta 4-6 orang kakak pembimbing. Mereka berangkat ke tempat kegiatan menggunakan angkot yang telah disiapkan.

Sesampainya di lokasi, para mahasiswa diarahkan oleh panitia untuk berbaris dan menertibkan kelompok serta barang bawaannya. Panitia dari acara ini adalah mahasiswa yang tergabung dalam Jantera (Perhimpunan Pecinta Alam Mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi). Acara dimulai dengan kegiatan pemanasan, selain untuk melemaskan otot-otot hal ini dilakukan karena memang cuaca di Lembang sangat dingin. Para peserta membuat lingkaran besar untuk melakukan permainan sesuai arahan dari MC  yakni Ishlah dan Tiara, mulai dari permainan mencari teman dengan jumlah yang ditentukan, permainan kancil, dan lainnya. Terlihat sekali keceriaan terpancar dari wajah peserta Character Building. Selama kegiatan tersebut panitia yang lain telah menyiapkan beberapa permainan yang lebih menyenangkan, diantaranya adalah Tali Genit, Hujan Salju, Goyang Sarung, Estefet Karet, Ikatan Bola, dan Ular Tangga.

Para peserta kemudian berkumpul sesuai kelompok yang telah ditentukan dan bersaing satu sama lain. Setiap posnya diikuti oleh dua kelompok. Di permainan tali genit para peserta diharuskan memasukan tali lewat tangan kanan kemudian ke bagian punggung dan keluar lagi lewat tangan kiri. Para peserta terlihat kegelian saat tali masuk dan ditarik-tarik. Permainan hujan salju sendiri adalah permainan estafet tepung dari depan ke belakang dengan cara mengangkat tepung ke atas kepala dan kemudian di terima oleh temannya. Mereka tertawa karena masing-masing dari mereka terlihat putih dengan tepung, tak jarang dari mereka saling melempar tepung ke teman lainnya. Goyang sarung merupakan permainan memindahkan sarung dengan cara setiap kelompok membuat lingkaran kemudian sarung diletakkan di salah seorang teman dan harus kembali lagi pada orang pertama dengan syarat tidak boleh melepaskan tangan. Estafet karet adalah permainan memberikan karet dengan sedotan yang berada di mulut. Permainan ikatan bola adalah sebuah permainan yang mengharuskan para pesertanya masuk ke dalam tali dan mengambil bola yang diminta panitia, sedangkan ular tangga sendiri menyerupai permainan kereta api yang mana para pesertanya mencari jawaban dari setiap pertanyaan yang diberikan. Disini para peserta diuji ketangkasan, kecerdasan, taktik dan kerjasama tim yang baik untuk memenangkan permainan. Tak lupa untuk memeriahkan suasana para kelompok juga diminta menyanyikan yel-yel yang telah mereka persiapkan sebelumnya.

Setelah menguji kekompokan kelompok lewat permainan, para peserta diuji kekompakkannya di angkatan. Mahasiswa baru tersebut dibagi ke dalam dua kelompok besar, mereka diberi tugas untuk menjaga nyala lilin sampai ke finish untuk selanjutnya membuka hadiah yang ada. Bukan hanya itu panitia juga telah menyiapkan kejutan lain. Saat peserta mulai berjalan sambil membawa lilin, panitia telah menyiapkan air dan tepung yang telah dibungkus menggunakan plastik untuk memadamkan lilin tadi. Para peserta terlihat gembira karena mereka dilempari dari atas, bawah, kanan dan kiri. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kekompakkan dan seberapa amanah kah mereka dalam menjaga kepercayaan yang diberikan. Tidak ada unsur kekerasan disini, semuanya tertawa gembira.

Acara pun dilanjutkan dengan bersih diri dan lingkungan. Para peserta melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di lapangan dan makan bersama. Cuaca Lembang sedang tidak mendukung saat itu, hujan yang disertai angin membuat acara pentas seni batal dilaksanakan. Kegiatan character building pun ditutup oleh Ketua Prodi Sains Informasi Geografi, Dr. Lili Somantri, M.Si yang dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada individu dan kelompok yang telah aktif berpastisipasi dalam kegiatan.

Character building ini bertujuan untuk menguji kekompakkan, keakraban, mahasiswa baru prodi Pendidikan Geografi, SPIG, dan SaIG. Dengan adanya acara ini pun diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang mempunyai solidaritas dan kerja tim yang baik, karena itu adalah modal penting bagi mahasiswa setelah lulus untuk memasuki dunia kerja nanti.

Penulis: Vira Islami Nurawaliyah (1806865)

MOKAKU Departemen Pendidikan Geografi 2018

Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) Tahun 2018 digelar oleh Departemen Pendidikan Geografi pada hari Rabu, 29 Agustus 2018 di Ruang Auditorium Gedung Muhammad Nu’man Somantri Faklutas Pendidikan Ilmu Pengetahuan (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bumi Siliwangi. Acara rutin tahunan departemen kali ini ada yang spesial, karena hadirnya keluarga baru (red: prodi baru) yang turut menambah keharmonisan dua prodi yang sudah ada sebelumnya yaitu Prodi Sains Informasi Geografi (SaIG).

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Departemen Pendidikan Geografi dijadikan contoh di lingkungan UPI terkait manajerial Departemen yang dapat mensinergikan prodi-prodi yang ada di bawah nya. Sebagai wujud sinergitas dan soliditas, Departemen Pendidikan Geografi mengawali tahun akademik kali ini dengan melaksanakan kegiatan Mokaku secara bersama-sama mengkomandoi Prodi Pendidikan Geografi, Survei Pemetaan dan Informasi Geografi (SPIG) dan Sains Informasi Geografi (SaIG).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi yang Solid Berkarakter dan Berjiwa Geografi” tersebut, dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Departemen Pendidikan Geografi Dr. Ahmad Yani, M.Si dan Dr.rer.nat Nandi, M.T., M.Sc; Ketua Prodi SPIG Dr. Iwan Setiawan, M.Si; para guru besar seperti Prof. Dr. Darsiharjo, M.S, Prof. Dr. Dede Sugandi, M.Si; dan jajaran dosen lainnya di lingkungan Departemen Pendidikan Geografi.

Acara yang berlangsung dari Pukul 10.00 – 12.00 WIB ini dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan oleh Agus mahasiswa Pendidikan Geografi. Seteleh dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang terdiri dari sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Geografi (HMG) Risnanda, Ketua Himpunan Prodi SPIG Muhammad Hakim Safrian, dan sambutan dari Ketua Departemen Dr. Ahmad Yani, para mahasiswa baru dan hadirin dihibur dengan kreasi seni angklung yang dipandu oleh Muhammad Ni’amulloh dari mahasiswa SPIG.

Kegiatan inti dari MOKAKU Departemen Pendidikan Geografi adalah perkenalan profil dari setiap prodi yang disampaikan oleh ketua prodinya masing-masing. Acara diakhiri oleh motivasi bagi mahasiswa baru yang disampiakan oleh Prof. Dr. Darsiharjo, M.S. Akhirnya, Selamat Datang Mahasiswa Baru Departemen Pendidikan Geografi 2018.

Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil, Ekspose KKL, dan IGEOS 2018

Ketua Departemen Pendidikan Geografi Dr. Ahmad Yani, M.Si didamping sekretaris Dr.rer.nat Nandi, M.T., M.Sc memimpin rapat untuk membahas agenda departemen terdekat. Rapat yang diselenggarakan hari Selasa (17/7) Pukul 09.00 – 12.00 tersebut, dihadiri oleh Ketua Prodi SPIG (Survei Pemetaan dan Informasi Geografi) Dr. Iwan Setiawan, M.Si; Ketua Prodi SaIG (Sains Informasi Geografi) Dr. Lili Somantri, M.Si; dan jajaran dosen di Departemen Pendidikan Geografi.

Pembahasan rapat meliputi tiga poin besar yaitu meliputi persiapan perkuliahan semester ganjil (Prodi Pendidikan Geografi, Prodi SPIG, dan Prodi SaIG), ekspose KKL (Kuliah Kerja Lapangan), dan IGEOS 2018 (International Geography Seminar) yang pada tahun ini akan dilangsungkan di Universitas Pendidiakn Sultan Idris, Malaysia. Rapat yang bertempat di Laboratorium Fisik Gedung FPIPS tersebut berjalan dengan efektik sehingga menghasilkan kesimpulan dan keputusan yang mudah-mudahan dapat dilaksanakan dengan lancar.