RUANG DISKUSI PSDO (RASIO): SOSIALISASI MOKA-KU UPI 2021

Penulis: Khasna Sari Hata (1902440)

Pada hari Jumat, 6 Agustus 2021 telah dilaksanakannya Ruang Diskusi PSDO (RASIO) terkait Sosialisasi MOKA-KU UPI 2021. Ruang diskusi ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa, Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (BEM REMA UPI) dengan mengundang Pengembangan Sumber Daya Organisasi (PSDO) Ormawa UPI. Ruang diskusi ini dihadiri oleh 208 peserta, salah satunya Rohadi sebagai Ketua Biro Pengembangan Sumber Daya Organisasi (PSDO) Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) yang turut hadir.

Pada ruang diskusi ini terdapat beberapa pembahasan terkait MOKA-KU UPI 2021, yaitu:

  1. Tema
  2. Teknis Pelaksanaan
  3. Struktur Kepanitiaan
  4. Rencana Anggaran Biaya

Dengan diadakannya ruang dikusi ini, diharapkan hubungan Pengembangan Sumber Daya Organisasi (PSDO) Ormawa UPI tetap terjalin dengan baik dan MOKAKU-UPI 2021 dapat terlaksana dengan lancar.

UJI KOMPETENSI SERTIFIKASI LSP BIDANG KEAHLIAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Penulis: Safira Aulia Putri (1808606)

Editor: Rizza Setyono (1902482)

Pada Hari Senin, 02 Agustus 2021 Mahasiswa Angkatan 2018 melakukan Uji Kompetensi Sertifikasi. Dalam Ujikom ini dibagi menjadi 2 bidang yaitu Bidang Sistem Informasi Geografis dan Bidang Terestris. Pada hari ini dilakukan tes untuk Bidang Sistem Informasi Geografis. Dalam bidang ini ada 42 orang yang mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi. Acara ini diadakan oleh pihak LSP dan pihak yang hadir adalah Pak Abiya, Pak Sahid, dan Asesor yaitu Pak Harry Kausar, S.Pd.

Acara dimulai pada pukul 08.30 yang dilanjut dengan pengisian berkas dokumen, pada jam 10.40 peserta melakukan tes tertulis selama 60 menit yang sudah disediakan oleh pihak LSP. Setelah mengisi ujian tertulis tersebut istirahat sampai pukul 13.00 lalu dilanjut dengan ujian praktek sampai dengan jam 17.00. setelah selesai melakukan ujian praktek, peserta mengisi form umpan observasi dan mengupload file praktek kedalam folder peserta, lalu acara pun selesai.

Dengan adanya Uji Kompetensi ini mahasiswa SPIG diharapkan mempunyai sertifikat bidang keahlian yang nantinya menjadi bekal untuk melamar pekerjaan.

PERDANA DI SPIG LOKAPALA PODCAST : PPKM,NGAPAIN AJA?

Penulis : Dian Hamidah (2001869)

Editor : Khasna Sari Hata (1902440)

Pada hari Sabtu, 31 Juli 2021 Biro Multimedia Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) mengunggah salah satu proker yang berjudul LOKAPALA PODCAST pada instagram resmi Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) serta menjelaskan arti dari judul proker pada unggahan tersebut.

Dijelaskan bahwa Lokapala berasal dari Bahasa Sansakerta yang mempunyai arti “Penjaga Dunia”. Lokapala dalam agama hindu mengacu pada “Penjaga Arah Mata Angin”.

Di episode perdananya, podcast ini mengambil tema “PPKM,Ngapain Aja?”. Berhubung saat ini kondisi ini masih pandemik maka kegiatannya dilakukan secara daring. Untuk jadwal kegiatannya tersendiri di adakan 3 bulan sekali pada akhir bulan dengan topik yang sedang hangat-hangatnya atau terkini.

Lokapala Podcast pada episode perdana mengundang Vania Tsani dan Dita Mutia yang merupakan staff Biro Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) sebagai tamu dan pembawa acara di bawakan oleh Fadlan Teguh yang merupakan staff Biro Multimedia Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG).

Dengan adanya podcast serta program kerja ini, diharapkan mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis dapat aktif dalam kegiatan positif serta dapat memberikan manfaat.

Praktikum Lapangan Pemetaan Terestris Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Tahun 2020

Penulis: Chandra Yudha Prawira (2009604)

Editor: Rizza Setyono (1902482)

Pada tanggal 05-10 Juni 2020, Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis angkatan 2020 yang mengambil mata kuliah Pemetaan Terestris melaksanakan praktikum lapangan di sekitaran kampus Universitas Pendididikan Indonesia. Praktikum ini diikuti oleh 38 mahasiswa SPIG kelas B yang dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah pemetaan terestris Muhammad Ihsan, ST., MT. bersama delapan asisten dosen.

Mengawali praktikum mahasiswa SPIG diberikan pembekalan terkait alat-alat yang akan digunakan pada saat praktikum berlangsung, alat-alat tersebut meliputi : Total station (TS), Statif, Reflektor, Waterpass, Rambu Ukur, Pita Ukur dsb. Lalu Pengukuran Kerangka Dasar Horizontal (KDH), Pengukuran Kerangka Dasar Vertikal (KDV), Pengukuran Titik Detail Situasi.

Hasil dari pada kegiatan praktikum Pemetaan Terestris ini adalah adanya Ekspose yang mana mempresentasikan hasil yang telah mahasiswa laksanakan selama peroses praktikum berlangsung. Diharapkan dari praktikum lapangan mata kuliah Pemetaan Terestris ini mahasiswa dapat lebih memperdalam materi yang didapatkan di kelas dan dapat mahir dalam melakukan praktek kegiatan Pemetaan Terestris di lapangan.

KOLABORASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KALA PANDEMI ANTARA SUPERMAP INDONESIA DAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN GEOGRAFI UPI

Penulis: Lelining Tias

Editor: Graceldha Naoko Limartha

Kolaborasi adalah jalan baik yang dapat ditempuh dalam sebuah kegiatan, yang mana dalam kolaborasi kita menghimpun kekuatan sehingga dalam mencapai sebuah tujuan itu dilakukan bersama-sama. Kondisi pandemi satu tahun terakhir membuat dunia pendidikan bermuram durja karena banyak kendala yang terjadi, baik itu akses internet, perangkat elektronik, bahan ajar, dan lain sebagainya.

Berkaitan dengan hal tersebut pada Selasa, 28 Juli 2021, Departemen Pendidikan Geografi UPI dan SuperMap Indonesia melakukan diskusi untuk perjanjian kerja sama. Kerja sama yang tentunya beriktikad baik untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi dalam bidang Sistem Informasi Geografi (pemetaan) untuk enam bulan kedepan.

Adapun diskusi perjanjian ini dihadiri oleh perwakilan pihak SuperMap yakni Aribah Afif, perwakilan dari tiga Prodi di Departemen Pendidikan Geografi yakni, Dr. Lili Soemantri, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Prodi Sains Informasi Geografi, Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Prodi Pendidikan Geografi, dan Nanin Trianawati S., S.T., M.T.  selaku Ketua Prodi Survei Pemetaan Informasi  Geografi, dan perwakilan dosen lainnya yakni Totok Doyo Pamungkas, M.Eng., Prof. Dr. Ir. Dede Rohmat, M.T. dan Riki Ridwana S.Pd, M.Sc. selaku penghubung dan pengawas pihak Departemen Pendidikan Geografi. Tak luput pula peran serta mahasiswa yakni Indri Megantara, mahasiswi Pendidikan Geografi 2018 dan Lelining Tias, mahasiswi Pendidikan Geografi 2019.

Adapun isi inti dari perjanjian tersebut secara umum bekerja sama dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi yakni pendidikan, pengabdian, dan penelitian. Pihak SuperMap menjelaskan bahwa program SuperMap Education Indonesia ditujukan untuk membangun relasi dengan universitas yang ada di Indonesia. Selain itu sebagai support system dalam hal pemberi lisensi pada sejumlah komputer di LAB departemen yakni software yang dapat digunakan oleh dosen dan mahasiswa yakni software Super Maps I desktop, I server dan I portal. Tujuan dalam support lisensi ini adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yakni kegiatan praktikum, penelitian, pengembangan, dan pengabdian.

Skema awal program berlisensi yakni I server diberikan kepada tenaga pengajar untuk kemudian diberitahu ke mahasiswa yakni I portal dan I desktop yang mana mahasiswa mendapat kesempatan trial lisensi selama 90 hari. Jika dibutuhkan untuk penelitian, skripsi, dan kegiatan pendidikan lainnya yang membutuhkan lisensi maka pihak SuperMap bersedia menyediakan selagi kerjasama ini masih terjalin. Bahkan sebagai ahli pada bidangnya, pihak SuperMap juga menyetujui untuk menyediakan Guess Lecture atau dosen tamu untuk kegiatan pembelajaran di kampus, pun kegiatan yang diluar kampus seperti magang, Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan pelatihan. Feedback yang diinginkan oleh pihak SuperMap cukup sederhana, yakni pihak universitas bersedia untuk mempublikasikan karya-karya penelitian berupa jurnal, artikel dan sebagainya yang dihasilkan melalui lisensi yang diberikan dengan menautkan pihak SuperMap dan bersedia menularkan ilmu GIS (Geographic Information System). Tak lupa pula laporan pelaksanaan selama enam bulan keberjalanan sebagai bahan evaluasi pihak SuperMap dan acuan untuk mengabil keputusan selanjutnya.

Pihak SuperMap juga mengatakan akan memberikan penghargaan jika selama satu tahun penggunaan terdapat prestasi dalam pengembangan menggunakan lisensi yang disupport.

Riki Ridwana S.Pd. M.Sc. mengatakan semangat untuk bekerja sama dengan berbagai pihak ini didorong oleh lulusnya Departemen Pendidikan Geografi pada Program Kompetisi Kampus Merdeka yang pada kesempatannya dari Universitas Pendidikan Indonesia hanya ada dua Prodi yang mendapat kesempatan yakni Prodi Pendidikan Arsitektur dan Pendidikan Geografi yang mana dengan 3 Prodi (SaIG, SPIG, dan Pend. Geo) yang dinaungi oleh Departemen Pendidikan Geografi.

Kerjasama ini memiliki orientasi yang baik kedepannya, untuk itu semoga saja kerjasama ini mendatangkan kebaikan dan sebagai jalan untuk melahirkan ahli-ahli GIS (Geographic Information System) dalam sistem kehidupan bernegara dan bermasyarakat sehingga dapat berkontribusi membangun negeri dan mencapai visi Indonesia emas tahun 2045.

RAPAT KERJA HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI SURVEI PEMETAAN DAN INFORMASI GEOGRAFIS 2021-2022

Penulis : Muhammad Fajri Arif (1908568)

Minggu, 25 Juli 2021 telah dilaksanakanya rapat kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis periode 2021-2022. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus HMP SPIG dan pengurus DPM SPIG.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada pukul 13:00 – 14:20 WIB. Dihadiri oleh 56 orang pengurus baik dari HMP maupun dari DPM. Berikut pembahasan yang disampaikan, yaitu :

  1. Memaparkan program kerja dari masing masing biro yang ada di HMP SPIG. Biro yang ada di HMP SPIG yaitu :  Sosial Politik (Sospol), Kaderisasi, Advokasi dan akademik (Advodemik), Minat dan Bakat (Mikat), Hubungan Masyarakat (Humas), Multimedia, Pengembangan Sumber Daya Organisasi (PSDO).
  2. Menyusun jadwal kegitan dari biro yang ada di HMP SPIG.

    Pada rapat kerja kali ini masing-masing ketua biro memaparkan program kerjanya yang nantinya disusun oleh sekretaris dari himpunan kedalam kalender kegiatan HMP SPIG periode 2021-2022. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Surat keputusan yang dibacakan oleh wakil ketua HMP SPIG.

    Semoga dengan terlaksananya Rapat Kerja ini kinerja HMP SPIG akan lebih baik lagi kedepannya dan semua program kerja yang di adakan oleh masing-masing Biro dapat terlaksana dengan baik.

AUDIENSI PEMBAYARAN UANG KULIAH TUNGGAL DI MASA PANDEMI

Penulis : Dian Hamidah (2001869)

Editor   : Khasna Sari Hata (1902440)

Sabtu, 24 Juli 2021 telah dilaksanakannya rapat mengenai “Audiensi Pembayaran Uang Kuliah Tunggal di masa Pandemi” yang diselengarakan oleh Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia periode 2021-2022 bersama ketua Unit Kegiatan Studi Kemasyarakatan Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu Tofan Aditya. Acara ini merupakan hasil dari kerjasaman antara Biro Advodemik, Biro Sospol, dan Biro Multimedia HMP SPIG.

Berhubung saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 hingga 14.45 WIB dan dimoderatori oleh Zaky Mujahid dari mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis angkatan 2019. Peserta yang hadir pada kegiatan ini, yaitu mahasiswa program studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis, Pendidikan Geografi, dan Sains Informasi Geografi Universitas Pendidikan Indonesia.

Kegiatan ini sebagai bentuk tindakan dari Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia untuk pihak kampus yang belum adanya tindakan terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) di masa pandemi ini, sedangkan pada kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat saat ini dinilai menurunkan kondisi perekonomian masyarakat.

Gerakan ini telah dimulai pada awal Juni oleh Unit Kegiatan Studi Kemasyarakatan Universitas Pendidikan Indonesia, tetapi pihak kampus belum memberikan tindakan. Sehingga, organisasi mahasiswa lainnya ikut serta dengan pembahasan sebagai berikut:

  1. Kondisi Covid-19 yang masih ada
  2. Uang Kuliah Tunggal (UKT) harus selesai
  3. Membongkar kapitalisme dan liberalisme dalam pendidikan

Hal ini berhubungan dengan UUPT No.12 Tahun 2012 yang bermasalah. Jika tujuan akhir pendidikan Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi Indonesia sepakat dengan perjanjian General Agreement on Tariffs and Trade (GAT) dan World Trade Organization (WTO) bahwa pendidikan menjadikan barang dagang dalam sektor jasa yang diperjualbelikan. Pada kondisi pandemi ini kampus tidak akan menurunkan Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi memberikan bantuan sementara atau penangguhan pembayaran. Menurut Universitas Pendidikan Indonesia, jika ingin mengubah data terkait pengubahan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maka harus verifikasi ulang dan akan menjadi permanen.

Menurut mahasiswa perhitungan kembali terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan masalah tersendiri, sehingga harus ada penyatuan satu layar terlebih dahulu agar terjadi sinkronisasi. Selain itu, sistem pembayaran Universitas Pendidikan Indonesia yang satu pintu sehingga sumber dana menjadi kurang jelas. Hal ini memungkinkan kampus memiliki ketergantungan kepada mahasiswanya dari segi keuangan. Menurut Topan Aditya, sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) ini yang semula menggantikan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dinilai lebih parah dibanding sistem Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

KOORDINASI DAN FIKSASI PROGRAM KERJA HMP SPIG BERSAMA KAPRODI DAN DOSEN KEMAHASISWAAN SPIG

Penulis : Khasna Sari Hata (1902440)

Jumat, 23 Juli 2021 telah dilaksanakannya koordinasi dan fiksasi program kerja Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia periode 2021-2022 bersama Ketua Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia Ibu Nanin Trianawati S., ST., MT. dan Dosen Kemahasiswaan Ibu Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada pukul 13:00 hingga 16:00 WIB dengan dihadiri oleh 15 orang. Berikut pembahasan yang disampaikan, yaitu :

  1. Fiksasi program kerja Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia periode 2021-2022
  2. Kritik serta saran program kerja oleh Ketua Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia Ibu Nanin Trianawati S., ST., MT. dan Dosen Kemahasiswaan Ibu Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc.

Pada kepengurusan periode ini, Struktur Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia terdiri dari Rani Nur Fatimah sebagai Ketua Umum, Raden Muhammad Adji  sebagai Wakil Ketua Umum, Tasyah sebagai Sekretaris Umum, Adelia Indah Saputri sebagai Bendahara Umum, Faridzan Januarizky sebagai Ketua Biro Kaderisasi, Rafkan Aqil Murtadha sebagai Ketua Biro Advodemik, Rohadi sebagai Ketua Biro PSDO, Syifa Rifda Sayyidah sebagai Ketua Biro Humas , Khasna Sari Hata sebagai Ketua Biro Multimedia, Lutfhi Juliannika Nurochiman sebagai Ketua Biro SOSPOL, dan Zaki Mujahid Rachmat sebagai Ketua Biro Mikat.

Setiap ketua biro bidang tersebut telah memaparkan program kerjanya masing-masing, serta telah diberi saran program kerja oleh Ketua Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia Ibu Nanin Trianawati S., ST., MT. dan Dosen Kemahasiswaan Ibu Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc. Sehingga, dengan adanya kritik dan saran tersebut program kerja dapat dikaji ulang dan dapat menjadi program kerja yang lebih baik.

Dengan diadakannya rapat ini, diharapkan Himpunan Mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia dapat melaksanakan program kerja yang telah disampaikan.

RAPAT KEPENGURUSAN DIURNA 2021-2022

Penulis : Khasna Sari Hata (1902440)

Jumat, 23 Juli 2021 telah dilaksanakannya rapat seluruh pengurus angota Diurna Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia periode 2021-2022. Rapat ini dilaksanakan pada pukul 07:45 hingga 08:20 WIB.

Diskusi pada rapat ini dipimpin oleh Bapak Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc selaku pembina Diurna dan dosen Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia. Berikut hasil rapat yang disampaikan, yaitu:

  1. Laporan kemajuan program kerja Diurna
  2. Penambahan anggota angkatan 2020
  3. Diurna menjadi Klub Prodi yang konsisten, diantara klub-klub yang lain
  4. Eksistensi Diurna dengan minimal 10 artikel per-bulan
  5. Anggota Diurna merger dengan MULTIMEDIA HMP
  6. Pembenahan website (design header)

Pada kepengurusan periode ini, Diurna beranggotakan 8 orang dan diketuai oleh Rizza Setyono. Penambahan anggota angkatan 2020 akan dilaksanakan, agar tidak terlalu terpusat dalam pembagian tugas.

Diurna telah menjadi Klub Prodi yang konsisten dengan adanya website artikel yang terus berlanjut dari periode sebelumnya, serta terdapat dokumentasi pada setiap artikelnya. Pada periode tahun ini, diurnal akan menargetkan penerbitan artikel minimal 10 artikel per-bulan dengan konten kegiatan prodi, himpunan, praktikum, perkuliahan, seminar, opini, dan yang lainnya. Kemudian, akan dilakukannya pembenahan website (design header) agar lebih terkini.

Dengan diadakannya rapat ini, diharapkan kepengurusan Diurna dapat konsisten atau berkontribusi nyata kepada Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia dan menyebarluaskan informasi yang bermanfaat kepada masyarat luas.

Diskusi Tentang Sertifikasi dan Karir Informasi Geospasial bersama LSP Geospasial

Penulis: Rizza Setyono 1902482

Sabtu, 17 Juli 2021 Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis mengadakan diskusi tentang sertifikasi dan karis informasi geospasial Bersama LSP Geospasial. Pada diskusi  ini diikuti oleh mahasiswa/i angkatan 2018 yang ingin melaksanakan ujikom LSP.

Pembukaan diskusi ini dibuka oleh Ibu Dr. Nanin Trianawati, S, S.T.,M.T. selaku kepala Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis. Turut hadir juga dosen prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis.

Diskusi ini diisi oleh Bapak Harry Kautsar selaku Asesor LSP Geospasial Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Beliau merupakan lulusan Pendidikan Geografi UPI tahun 2005. Ada 3 LSP yang terpercaya yaitu:

  1. LSP Geospasial
  2. LSP Geomatika
  3. LSP ISI

Untuk membangun SDM berbasis Kompetensi yang berdaya saing harus memiliki sertifikat harus mengetehaui pembengan SDM berbasis kompetensi.

6 bidang kehalian yang berada di geospasial:

  1. Sistem Informasi Geografis
  2. Kartografi
  3. Terestris
  4. Penginderaan Jauh
  5. Fotogrametri
  6. Kadastral

Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Sertifikasi pasal 61 ayat 1 dan 3

  1. Sertifikat berbentuk Ijazah dan Sertifikat Kompetensi
  2. Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara pendidikan dan Lembaga pelatihan kepada peserta didik dan warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau Lembaga sertifikasi.

Sertifikat Kompetensi adalah dokumen yang diterbitkan oleh Lembaga sertifikasi profesi yang menunjukkan bahwa orang yang tercantum Namanya telah memenuhi persyaratan sertifikasi. Kompetensi adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

BNSP dan LSP merupakan pemegang lisensi dan pemegang sertifikat. BNSP juga selaku regulator yang memberikan mandat kepada LSP untuk melakukan sertifikasi. Dan LSP melakukan kerjasama dengan industri untuk menerapkan Uji Kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industry. Dengan terus mengembangkan skema dan perangkat asesmen.

Manfaat sertifikasi kompetensi untuk industry:

  • Membantu industri menyakinkan kepada kliennya bahwa produk/jasanya telah dibuat oleh tenaga-tenaga yang berkompeten
  • Membantu idustri dalam rekruitmen dan mengembangkan tenaga berbasis kompetensi, meningkatkan efisien HRD, dan efisiensi nasional.
  • Memastikan Lembaga pelayanan publik mendapatkan tenaga yang kompeten.
  • Membantu Lembaga pelayanan publik dalam sistem pengembangan karir dan renumerasi tenaga berbasis kompetensi.

Pada akhir pemeterian, pemateri berharap bawah peserta dapat memperoleh ilmu-ilmu yang bermanfaat serta bisa menambah kompetensi pribadi, serta dapat mengetahui manfaat-manfaat dalam melaksanakan uji kompetensi.