SEMINAR PROPOSAL TUGAS AKHIR GELOMBANG I

 

Penulis : Salma Nurfadillah (SPIG,1902411)

Pada hari Jum’at, 30  April 2021 mahasiswa Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis angkatan 2018 melaksanakan seminar proposal tugas akhir dengan jumlah 11 orang. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00-16.00 WIB melalui Zoom Meeting. Peserta seminar proposal tugas akhir, judul proposal, beserta dosen pembahasnya dapat dilihat pada gambar tabel di bawah ini.

Kegiatan ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar ahli madya (A.Md) pada prodi SPIG. Setelah menyajikan proposal, peserta seminar menerima masukan untuk perbaikan proposalnya dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh dosen pembahas.

Seminar proposal gelombang 1 ini diikuti juga oleh mahasiswa SPIG 2019 untuk mengacu dan memotivasi untuk seminar proposal tahun depan. Diharapkan dengan diadakannya seminar proposal ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan baru.

Kegiatan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Adaptasi dan Sosialisasi 2021

Penulis : Muhammad Fajri Arif  (SPIG,1908568)

Himpunan Mahasiswa Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) telah selesai melaksanakan salah satu acara besar yaitu Kegiatan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Adaptasi dan Sosialisasi (KOMPAS) yang di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2021 yang dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting. Peserta KOMPAS tahun ini yaitu Mahasiswa Baru angkatan 2020 yang berjumlah 75 orang. KOMPAS sendiri merupakan puncak dari proses Kaderisasi yang dimana di KOMPAS itu sendiri mahasiswa baru diuji dalam hal mental maupun fisik dan juga mahasiswa baru diharuskan menerapkan apa saja yang sudah mereka dapat selama proses Kaderisasi.

Kegiatan KOMPAS di mulai dengan pengumpulan peserta (Mahasiswa baru angkatan 2020) pada pukul 09.45 WIB  diroom Zoom meeting. Setelah itu acara dibuka oleh bapak Dr. Iwan Setiawan, S.Pd, M.Si selaku  ketua program studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis dan bapak Muhammad Ihsan, ST., MT selaku dosen kemahasiswaan Program Studi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis. Acara KOMPAS ini juga dihadiri oleh beberapa alumni SPIG yang terdiri dari berbagai angkatan.

Peserta KOMPAS (Mahasiswa angkatan 2020) sudah mempersiapkan video persembahan yang bertujuan untuk mengapresiasikan kakak tingkat yang sudah membimbing selama kaderisasi. Setelah video ditayangkan, panitia sudah mempersiapkan game untuk peserta KOMPAS berupa beberapa soal tentang kaderisasi. Dan game ini akhirnya dimenangkan oleh Muhammad Fariz.

Acara KOMPAS ini diakhiri dengan penyematan syal himpunan Survei Pemetaan dan Informasi Geografis secara simbolis yang diwakili oleh Haikal Satria whinata dan dita mutia dari mahasiswa SPIG angkatan 2020.

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PPA Tahun 2021

Seleksi mahasiswa baru melalui Penjaringan Prestasi Akademik (PPA) mandiri program studi jenjang diploma (D3) bertujuan untuk memperoleh calon mahasiswa unggul dengan memberi kesempatan secara lebih luas kepada siswa kelas XII SMA/SMK/MA sesuai dengan minat dan kemampuannya untuk menjadi mahasiswa pada program jenjang diploma (D3).

Pendafataran, Pengisian dan Pengunggahan Dokumen Daring (online) 15 Februari 25 Maret 2021. 

Lebih lengkapnya dapat mengakses tautan dan poster di bawah ini.

https://pmb.upi.edu/diploma/ppa-d3/

PELATIHAN GPS GEODETIK OLEH GEOTRONIX

PENULIS: Rizza Setyono (1902482)

Pada hari Rabu, 25 November 2020, Departemen Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indoensia, mengadakan pembelian alat survey GPS Geodetik dan melakukan kegiatan pelatihan kepada perwakilan mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi. Setiap Program Studi yang berada di bawah naungan Departemen Pendidikan Geografi mengirimkan 2 orang perwakilan mahasiswa untuk mendapatkan pelatihan GPS geodetik . Dan ikut serta  Bapak Muhammad Ihsan, ST. MT selaku perwakilan dosen Departemen Pendidikan Geografi. kegiatan ini. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 s/d jam 12.00 wib. Dalam kegiatan ini Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis mengirimkan perwakilan 2 orang dari angkatan 2019 yaitu Erfiansyah Rivaldi dan Egy Nugraha.

Sebelum melakukan praktik di lapangan mahasiswa diberi pengarahan teori tentang GPS dan penetentuan titik GPS. GPS adalah sistem satelit navigasi yang paling banyak digunaka baik di dunia maupun di Indonesia. Beberapa kelebihan GPS yaitu:

  • Dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan, dan percepatan tiga dimensi,maupun informasi waktu, secara cepat dan kapan saja di dunia ini dalam segala cuaca dengan ketelitian yang realtif tinggi.
  • Informasi tersebut dapat ditentukan dalam kondisi statik maupun kinematic.
  • Prinsip penggunaan GPS untuk penentuan informasi relatif mudah dan tidak memakan banyak tenaga.
  • Memberikan posisi dan kecepatan yang bereferensi ke satu global datung (WGS 1984).
  • Tidak dipengaruhi oleh kondisi topografi di antara titik
  • Surveyor GPS tidak dapat “memanipulasi” data pengamatan.

Lalu setelah pematerian GPS, dilanjutkan dengan penentuan posisi GPS. Adapun prinsip penentuan posisi dengan GPS yaitu:

  1. Pengukuran jarak sevara simultan ke beberapa satelit yang telah diketahui koordinatnya.
  2. Pada pengamatan posisi suatu titik dengan GPS pada suatu epok, ada 4 parameter yang harus ditentukan yaitu:
  • 3 parameter koordinat (X,Y,Z atau L,B,h)
  • 1 parameter kesalahan waktu yang disebabkan oleh tidak sinkronnya antara jam (osilator) di satelit dengan jam di receiver GPS.
  1. Diperlukan minimal pengamatan jarak ke empat satelit.
  2. Saat ini sudah dikenal beberapa metode penentuan posisi dengan GPS.

Selain itu mahasiswa juga harus mengetahui bias dan kesalahan pada data GPS. Bias pada data GPS yaitu: bias Ionosfir dan bias Troposfir. Kesalahan pada data GPS yaitu:

  • Kesalahan orbit (ephemeris).
  • Kesalahan jam satelit dan jam receiver.
  • Derau receiver.
  • Cycle slip
  • Ambiguitas fase.

Setelah mendapatkan teori tentang GPS, mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi langsung ke lapangan untuk praktek dan memperhatikan penjelasan dari trainer tentang bagian-bagian GPS. Diajarkan cara menyeting GPS, cara menyambungkan antara baseline dan receiver. Setelah sudah siap, mahasiswa diperbolehkan untuk melakukan pengambilan data disekitar Gedung FPIPS UPI dan UC UPI.

Dengan diikutinya pelatihan ini perwakilan mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi khususnya Program Studi SPIG yang berjumlah 2 orang diharapkan dapat menyerap Ilmu yang didapatkan untuk pembelajaran mereka kedepannya. Dan dapat membantu teman-teman dalam pembelajaran berikutnya dengan ilmu yang mereka dapat.

PEMBUKAAN DAN PERESMIAN KLUB PEMBELAJARAN dengan tema ” Membentuk Mahasiswa sebagai Pribadi Berilmu menuju Generasi Berprestasi dalam Bidang Akademik”

Penulis : Safira Aulia Putri (SPIG, 1808606)

Pada hari Jumat, 09 Oktober 2020 Himpunan Mahasiswa Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG) menyelenggarakan acara yaitu Pembukaan dan Peresmian Klub Pembelajaran yang bertema “Membentuk Mahasiswa sebagai Pribadi Berilmu menuju Generasi Berprestasi dalam Bidang Akademik”. Dalam acara ini di hadiri oleh Ketua Prodi SPIG yaitu Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si, Bidang Kemahasiswaan yaitu Muhammad Ihsan, S.T., M.T, dan adapula jajaran dosen yaitu Arif Ismail, S.Si., M,Si, dan Nanin Trianawati S., ST., MT, dan dihadiri kurang lebih 110 orang mahasiswa SPIG dari angkatan 2018, angkatan 2019, dan angkatan 2020. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui zoom meetings.

Dalam acara ini dipandu oleh Farhana Khairunnisa angkatan 2019. Acara pertama dibuka dengan pembacaan ayat suci al-quran yang dibawakan oleh Muhammad Fajri Arif. Lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh seluruh peserta. Lalu sambutan ketua pelaksana yaitu Naufal Azmi, dalam sambutannya beliau mengharapkan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat mengikuti kompetensi kajian yang diminati untuk pengembangan mahasiswa tersebut.

Setelah sambutan ketua pelaksana lalu sambutan dari Ketua HMP SPIG yaitu Faisal Febrianto, dalam penyampainnya beliau berharap juga semoga acara ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan bisa menjadi wadah untuk menuai prestasi.

Sambutan selanjutnya yaitu dari Bidang Kemahasiwaan Bapak Muhammad Ihsan, S.T., M.T, beliau menjelaskan bahwa klub kemahasiswaan itu adalah suatu program yang sangat positif karena berfokus pada peningkatan akademik. Besar harapannya mahasiswa memiliki skill yang tajam dalam berbagai bidang.

Sambutan yang terakhir yaitu sambutan dari Ketua Prodi SPIG yaitu Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si sekaligus meresmikan klub akademik ini.

Inti dari pembukaan ini adalah penayangan video dan penjelasan apa itu klub akademik yang dipaparkan oleh salah satu anggota dari Biro Akademik yaitu Erfriansyah Rivaldi.
Klub Peminatan ini merupakan klub pembelajaran dari program kerja biro akademik yang memiliki tujuan mewadahi dan mengembangkan minat mahasiswa SPIG di bidang Tertentu, Klub ini dibangun untuk mengasah kemampuan dengan cara sharing dan diskusi mengenai bidang yang disediakan oleh biro akademik. selain itu bisa meningkatkan dan membantu potensi mahasiswa SPIG agar memunculkan insan yang siap untuk ditempatkan di lapangan pekerjaan dimasa depan dari bidang tertentu yaitu:

  1. Klub Terestris
  2. Klub Sistem Informasi Geospasial (SIG)
  3. Klub Fotogrametri
  4. Klub Penginderaan Jauh
  5. Klub Sharing Study (khusus mahasiswa baru).

EMINENCE LECTURE “Perkembangan, Tantangan, dan Prospek Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh di Indonesia” serta “Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia”

Penulis : Safira Aulia Putri (SPIG,1808606)

Pada hari Rabu, 16 September 2020, Prodi SPIG melakukan kegiatan yaitu Eminence Lecture dengan tema “Perkembangan, Tantangan, dann Prospek Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh di Indonesia” serta “Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia””. Eminence Lecture ini merupakan kegiatan rutin per tahunnya. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Bapak. Dr. . Rokhis Khomarudin, M.Si. selaku Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Bapak. Fajar Yulianto, S.Si., M.Si. selaku Peneliti Madya Pusat Pemanfaatan Pneginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Bapak. Dr. Agus Mulyana, M.Hum., Ketua Departemen Pendidikan Geografi Bapak. Dr. Ahmad Yani, M.Si., Ketua Prodi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis Bapak. Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si , Serta jajaran Dosen Departemen Pendidikan Geografi dan seluruh peserta dari Mahasiswa SPIG, Mahasiswa SAIG, dan Mahasiswa dari berbagai Universitas.

Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan Live Streaming dengan channel Youtube HMP SPIG. Dan Ketua Pelaksananya adalah M. Sahal Arifin dari SPIG Angkatan 2018.

Pemandu acara dari kegiatan ini yaitu Tri Novianti dari SPIG Angkatan 2018. Kegiatan ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu Pembacaan Ayat Al-Quran, Pemutaran Video Program Studi SPIG dan Sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksan yaitu M. Sahal Arifin, Sambutan Ketua Prodi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis Bapak. Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si , Sambutan Ketua Departemen Pendidikan Geografi Bapak. Dr. Ahmad Yani, M.Si., Sambutan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial sekaligus membuka acara kegiatan hari ini yaitu Bapak. Dr. Agus Mulyana, M.Hum.

Adapun pematerian dari Bapak. Dr. . Rokhis Khomarudin, M.Si. selaku Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional yang dimoderatori oleh Bu Shafira Himayah, M.Sc., M.Si.

A. Perkembangan, Tantangan, dan Prospek Pemanfaatan Teknologi Pengindraan Jauh di Indonesia

  1. Perkembangan

Pengindraan Jauh berkembang dari tahun 1980 an. Sampai saat ini teknologi Pengindraan Jauh berkembang lagi salah satunya dengan adanya Drone yang dimana adanya upaya manusia untuk mendapatkan informasi permukaan bumi dengan teknologi tersebut. Perkembangan dari sisi pengolah datanya juga berkembang dari yang awalnya manual digitasi ke digital supervised sampai ke maschine learning. Kemudian salah satu contoh perkembangan kontelasi satelit yang diluncurkan oleh sebuah perusahaan dengan meluncurkan 351 satelit yang bisa memotret permukaan bumi dengan cepat.

  1. Tantangan
    a. Ketersediaan Data
    LAPAN sendiri sebagai instansi menyediakan data Pengindraan Jauh sudah membuat bank data Pengindraan Jauh Nasional yang menyediakan data dari resolusi rendah sampai sangat tinggi. Ketersediaan data juga disediakan oleh beberapa platform seperti Google Earth Engine, SEPAI, dan Geo Exploration Platform.
    b. Pengolahan Data
    Dahulu orang menggunakan software berbayar untuk mengolah data. Sekarang terdapat salah satu platform pengolahan data secara cepat yaitu Google Earth Engine yang dimana data yang diolah tersimpan di Google Earth Enginenya sendiri, alogaritma yang bisa dikembangkan sendiri, serta bisa meload alogaritma yang tersedia di dalam platform tersebut.
  2. Prospek Pemanfaatan Pengindraan Jauh
    Sebelumnya terdapat namanya Proses Bisnis Umum Pengindraan Jauh yang di dalam proses tersebut tidak hanya terdapat data dari INDERAJA saja melainkan sekarang sudah ada dari data Non INDERAJA seperti data Crowd Sourcing yang bisa digunakan sebagai input data Pengindraan Jauh. Lalu dibagi 3 segemen pengguna yang memanfaatkan data standar yang dihasilkan, pengguna yang menggunakan informasi thematic, dan pengguna yang menggunakan hasil analisis GIS.
    Kemudian Prospek Pemanfaatan Pengindraan Jauh dapat digunakan kedalam beberapa sektor yaitu sektor SDA dan lingkungan, kebencanaan, tata ruang kewilayahan, pertanahan dan keamanan, kemaritiman, pembangunan berkelanjutan, dan keperluan strategis lainnya. Pemanfaatan Pengindraan Jauh juga dapat membuktikan suatu pelanggaran hokum seperti illegal minding, illegal fishing, dsb.

Pematerian Kedua yaitu dari Bapak. Fajar Yulianto, S.Si., M.Si. selaku Peneliti Madya Pusat Pemanfaatan Pneginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional yang di moderator oleh Bu Shafira Himayah, Msc., Msi.

A. Potensi Pemanfaatan Teknologi Pengindraan Jauh untuk Mendukung Informasi Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia

  1. Sumber Daya Wilayah Darat
    Beberapa contoh potensi pemaanfaatan teknologi Pengindraan Jauh nya seperti: Monitoring DAS, Sektor Pertanian, Sektor Perkebunan, Sektor Kehutanan, Sektor Pertambangan, Inventarisasi Sektor Pajak, Pemantauan Perkembangan Wilayah Perkotaan, Monitoring Pengendalian dan Pengawasan Lokasi Permukiman Kumuh, Monitoring Pengendalian dan Pengawasan Lahan Terbangun dan Ruang Hijau, Tipologi Perumahan Kumuh, serta Tipologi Permukiman Kumuh Rawan Bencana Banjir.
  2. Sumber Daya Wilayah Air
    Salah satu contoh potensi pemanfaatan teknologi Pengindraan Jauh nya seperti: Implementasi untuk mendukung Monitoring Kualitas Air. Pada kasus tersebut data Pengindraan Jauh  hanya mengeluarkan informasi yang sifatnya seperti proksis artinya menggunakan indeks-indeks tertentu seperti air, vegetasi, daan air tanah.
  3. Sumber Daya Wilayah Pesisir Pantai dan LautBeberapa contoh potensi pemanfaatan teknologi Pengindraan Jauh nya seperti: Informasi Rainfall Rate, Sea Surface Temperature, Fire Hotspot, Thermal Index, Pemantauan SO2, Perubahan Topografi, Perubahan Garis Pantai, Batimetri, Mangrove, serta Informasi Potensi Penangkapan Ikan.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan Prodi SPIG bisa menjalin hubungan baik dengan lembaga-lembaga dan bisa menambah wawasan untuk para mahasiswanya.

Pengabdian Kepada Masyarakat Sesi ke-2 “Pemanfaatan Perangkat Lunak Open Source dalam Mengenali Karakteristik Bio Geofisik Suatu Wilayah”

Penulis : Salma Nurfaillah H (SPIG, 1902411)

Editor : Luthfi Maulana N P (SPIG, 1808437)

Pada hari Selasa, 15 September 2020 Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG) melaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) yang bekerja sama dengan MGMP Geografi Jawa Barat.  Webinar ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting, dan dihadiri oleh  254 peserta dengan tema “Pemanfaatan Perangkat Lunak Open Source dalam Mengenali Karakteristik Bio Geofisik Suatu Wilayah” yang disampaikan oleh Arif Ismail, S.Si, M.Si. dan dimoderatori oleh Heru Nuryana  anggota MGMP Geografi Jawa Barat.

Pada materi kali ini membahas mengenai pemanfaatan perangkat lunak untuk mengenali karakteristik Bio Geofisik suatu wilayah. Garis besar dari pematerian ini, yaitu mengenai :

  1. Substansi Kajian Geografi
  2. Perangkat Lunak Pembelajaran Geografi Aspek Biogeofisik
  3. Implementasi Perangkat Lunak dalam Pembelajaran
  4. Praktek, Membuat Peta Lereng

Substansi Kajian Geografi, yaitu

  1. Litosfer
  2. Atmosfer
  3. Hidrosfer
  4. Biosfer

Dalam kondisi saat ini banyak keterbatasan sehingga pembelajaran lapangan tidak dapat dilaksanakan, meskipun tidak bisa menggantikan kegiatan real di lapangan, salah satu aplikasi ini dapat menggantikan pembelajaran  lapangan, yaitu GUI Google Earh merupakan salah satu aplikasi Virtual Globe yang dapat membantu untuk melengkapi pembelajaran lapangan.

Ilmu geofisik yaitu ilmu kebumian untuk mitigasi bencana gempa bumi, mitigasi bencana gunung api, selain itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan bangunan. Untuk pemanfaatan ilmu geofisik tersebut, maka diperlukan metode yang sesuai, salah satunya dengan menggunakan GUI Google Earth.

Pada akhir pemeterian, pemateri berharap bawah peserta dapat mengikuti webinar Pemanfaatan Perangkat Lunak Open Source dalam Mengenali Karakteristik Bio Geofisik Suatu Wilayah sampai akhir agar dapat memperoleh ilmu-ilmu yang bermanfaat serta bisa menambah kompetensi pribadi.

Untuk demografi penggunaan GUI Google Earth dan  selengkapnya dapat langsung disimak pada link Youtube HMP SPIG berikut ini:

Pengabdian Kepada Masyarakat (Pemanfaatan Geoteknologi) Sesi 1 “Pembelajaran Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi Berbasis Komputasi Awan”

Penulis: Lingga Tasya Apliliani M (SPIG, 1902477)

Editor : Safira Aulia Putri (SPIG,1808606)

Pada hari Sabtu, 12 September 2020 materi lanjutan dari Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Pemanfaatan Geoteknologi Sesi 1. Melalui aplikasi Zoom Meetings dan Live Streaming YouTube HMP SPIG.  Webinar ini diikuti oleh 295 peserta dan sisanya live streaming pada YouTube Channel HMP SPIG. Materi ini disampaikan oleh Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc yang merupakan Dosen Prodi SPIG, Universitas Pendidikan Indonesia dan dimoderatori oleh Ana Widiyati yang merupakan anggota MGMP Geografi Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 120 menit.

Pemateri menyampaikan materi terkait:

  1. Pendahuluan
  2. Permasalahan
  3. Alternatif solusi PJSIG berbasis komputasi awan
  4. Pengoperasian Google Earth Engine

a. Pendahuluan

  • Urgensi berpikir spasial
  • Mata pelajaran geografi berpotensi menumbuhkan kecerdasan spasial
  • Merujuk pada Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 TENTANG Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Geografi SMA/MA, materi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis ada di kelas X, XI, dan XII

b. Permasalahan

  • Keterbatasan waktu untuk menyampaikan materi pembelajaran
  • Keterbatasan perangkat keras lunak pendukung pembelajaran penginderaan jauh dan sistem informasi geografis
  • Keterbatasan data citra dan data spasial lainnya
  • Belum semua guru mampu mengajarkan materi penginderaan jayg dan sistem informasi geografis sesuai dengan tuntutan kurikulum

c. Alternatif solusi PJSIG berbasis komputasi awan

Kriteria Praktikum Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis
Komputasi Awan Konvensional
Harus tersedia koneksi internet Ya Tidak
Harus tatap muka Tidak Ya
Memerlukan spesifikasi PC/laptop tinggi Tidak Ya
Harus instalasi perangkat lunak geospasial Tidak Ya
Harus unduh data citra dan data spasial lainnya Tidak Ya
Waktu yang lama dalam pemrosesan data Tidak Ya

d. Pengoperasian Google Earth Engine

Pada penyampaian ini pemateri memberikan arahan untuk bagaimana mengoperasikan terkait Komputasi Awan dengan menggunakan Google Earth Engine, dan diarahkan dengan modul yang telah diberikan kepada peserta.

Untuk pengoperasiannya bisa disimak pada link Youtube Channel  HMP SPIG berikut ini:

Pengabdian Pada Masyarakat PRODI SPIG dengan MGMP Geografi Jawa Barat

Penulis: Rizza Setyono (SPIG, 1902482)

Editor : Luthfi Maulana N P (SPIG, 1808437)

Pada hari Sabtu, 12 September 2020 Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis mengadakan pengabdian pada masyarakat yang bekerja sama dengan MGMP Geografi Jawa Barat. Pada webinar ini dihadiri sekitar 400 orang dari kalangan guru geografi, dosen, dan mahasiswa. Hari pertama webinar ini diikuti oleh 300 peserta yang melalui zoom dan sisanya live streaming melalui channel youtube HMP SPIG. Pada webinar ini dihadiri oleh Ketua Prodi SPIG bapak Dr. Iwan Setiawan S.Pd, M.Si, Ketua MGMP Geografi Jawa Barat Bapak Drs. Latief, Ketua Departemen Pendidikan Geografi bapak Dr. Ahmad Yani, M.Si.

Sambutan yang pertama yaitu Bapak Dr. Iwan Setiawan S.Pd, M.Si selaku ketua prodi SPIG menyampaikan ucapan terimakasih atas peserta yang luar biasa dan sedikit menyampaikan visi misi dari pengabdian pada masyarakat ini.

Sambutan kedua yaitu sambutan Ketua MGMP Geografi Jawa Barat. Pada sambutan beliau menyampaikan terima kasih sudah diadakannya kolaborasi antara prodi SPIG dan MGMP Geografi Jawa Barat. Dan beliau berharap untuk kemajuan teknologi dan pembelajaran geografi di Jawa Barat melalui webinar ini.

Pada sambutan Ketua Departemen Pendidikan Geografi Upi, beliau menyampaikan sedikit hasil penelitian beliau pada bulan September tahun 2020 pada forum lain. Pada peningkatan penguasaan penggunaan teknologi pembelajaran yang digunakan guru geografi di Jawa Barat setelah melakukan pembelajaran online rata-rata meningkat. Lalu seiring peningkatan penguasaan teknologi pembelajaran namun masih tidak efektifnya pembelajaran secara online karena tidak adanya interaksi dua arah secara lansung antara guru dan siswa. Tetapi bahan ajar secara online melimpah di media internet, lalu cara penyampaian pembelajaran melalui keragaman media pembelajaran beragam agar tidak membuat siswa merasa bosan dengan pembelajaran yang ada.

Pada kesempatan ini Ketua Prodi SPIG juga memberikan materi pembuka dengan tema ”Pengantar Pemanfaatan Geoteknologi untuk Mendukung Pembelajaran Geografi di Sekolah” yang di moderatori oleh Bapak Mustar dari SMAN 5 Bandung.

Pada materi kali ini membahas tentang pengertian dan tipe geoteknologi.
Geotekonologi itu sendiri yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan alat modern yang berkontribusi pada pemetaan dan analisis geografis mengenai bumi dan mayarakat manusia.

Ada 4 tipe geoteknologi yaitu:

  1. Penginderaan Jauh (remote sensing)
  2. Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS)
  3. Global Positioning System (GPS)
  4. Internet Mapping Technologies: goole earth dan web features seperti Microsoft Visual Earth

Sumber data SIG yaitu:

  1. Penginderaan Jauh
  2. Survei lapangan
  3. Peta tematik Sekunder

Manfaat SIG dalam pembelajaran:

  1. Learning with GIS
  2. Learning About GIS
  3. Teaching with GIS

Pada akhir pemeterian, pemateri berharap bawah peserta dapat mengikuti webinar pemanfaatan geoteknologi sampai akhir agar dapat memperoleh ilmu-ilmu yang bermanfaat serta bisa menambah kompetensi pribadi.

Untuk selengkapnya bisa langsung disimak pada link Youtube HMP SPIG berikut ini:

 

“Pembekalan/Upgrading HMP SPIG “Implementasi Kinerja Di Masa Pandemi”

Penulis : Mohammad Rizki Nadiyanto (SPIG, 1906377)

Editor : Safira Aulia Putri (SPIG, 1808606)

Pada hari Jumat, 4 September 2020 telah di laksanakan kegiatan Pembekalan/Upgrading HMP SPIG yang bertemakan “Implementasi Kinerja Di Masa Pandemi”. Kegiatan ini dimulai pada pukul 16.00-18.00 WIB melalui Cisco Webex sekaligus menjadi program kerja pertama yang dijalankan oleh HMP SPIG pada masa Periode 2020-2021.

 

Acara ini dihadiri oleh Muhammad Ihsan S.T selaku Bidang Kemahasiswaan dan 53 orang Pengurus HMP SPIG Periode 2020-2021.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Pak  Ihsan, beliau berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pembekalan/upgrading ini,tidak hanya sekedar mendengarkan tapi kita harus bisa mengupgrade diri kita sendiri baik itu secara soft skill maupun secara attitude.

Kemudian dilanjutkan dengan gagasan dari Faisal Febrianto selaku Ketua Umum HMP SPIG Periode 2020-2021. Dalam gagasannya menyampaikan bahwa tujuan suatu organisasi harus selaras dengan tujuan pada setiap pengurus organisasi, sehingga akan tercipta kinerja yang baik dan maksimal.

Lalu ada gagasan dari Agung Fabiyanto selaku Ketua DPO HMP SPIG Periode 2020-2021. Dalam gagasannya menyampaikan tentang Standar Operasional Prosedur DPO, yang di dalamnya menjelaskan tentang kinerja yang dilakukan oleh DPO.

Kemudian gagasan dari M. Sahal selaku Sekertaris Umum HMP SPIG Periode 2020-2021. Dalam gagasannya menyampaikan tentang hal-hal yang harus dilakukan dalam administrasi kegiatan contohnya surat menyurat, proposal, dan lain-lain ketika akan mengadakan suatu acara/kegiatan.  

Dan yang terakhir gagasan dari Tri Novianti selaku Bendahara  Umum HMP SPIG Periode 2020-2021. Dalam gagasannya menyampaikan tentang sistem pengelolaan keuangan HMP SPIG selama masa pandemi ini.

Setelah mengemukakan gagasannya, kemudian ditutup dengan sesi Tanya jawab para peserta.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja para pengurus HMP SPIG Periode 2020-2021, sehingga program kerja dapat terlaksana dengan baik dan maksimal walaupun di tengah masa pandemi ini.